Cara Menanam Tomat

Memakan sayuran dari kebun sendiri rasanya pasti jauh lebih lezat daripada beli di pasar. Kalau Anda suka berkebun dan berniat menanam sayuran di kebun, tidak ada salahnya mencoba tomat untuk dikembangbiakkan.Pertama, pilih tomat yang akan ditanam. Hindari menggunakan tomat hibrida sebab buah dan bijinya sudah banyak mengandung bahan kimia.

Setelah itu, belah tomat menjadi dua bagian. Ambil bijinya dengan sendok dan letakkan ke dalam mangkuk bersih. Tidak perlu repot mengambil satu per satu biji tersebut. Anda harus membiarkan biji tomat di dalam mangkuk selama 2-3 hari. Hal ini dilakukan sebagai proses fermentasi. Tujuannya untuk mencegah penyakit yang bisa menyerang tanamanRekayasa Genetika Mawar Biru. Read more ... » saat tumbuh lagi.

Setelah selesai, cuci bersih biji dengan air segar. Tambahkan beberapa tetes cuka dan garam saat mencuci. Perhatikan dengan baik, benih buruk akan terapung saat dicuci jadi segera buang mereka. Sekarang, keringkan benih tersebut.

 1.      Ciri-ciri Tanaman Tomat
Dalam kehidupan sehari-hari, tomat mempunyai peranan yang sangat penting. Karena itu, kita pun sudah tidak asing lagi dengan tomat. kalau kita ingin tau cara menanam tomat kita harus mengetahui telrebih  dahulu ciri-ciri tomat sebelumnya supaya tidak keliru dengan tanaman lainnya, ciri-cirinya adalahsebagai berikut:a.    Berbentuk perdu, kecuali tomat liar yang tumbuh menjalar,
b.    Berumur lebih dari setahun,
c.    Berakar tunggang.
d.    Berbatang bersegi dan berbulu halus,
e.    Bunganya berbentuk terompet kecil dan berwarna kuning,
f.    Buahnya berbentuk bulat, bulat pipih, dan ada juga yang seperti bola lampu,
g.    Buahnhya berdaging dan mengandung banyak air, dan
h.    Daunnya bercelah dengan tulang daun menyirip.

2.      Jenis-jenis Tomat
Ada beberapa jenis tomat yang dikenal oleh masyarakat. Beberapa jenis di antaranya pasti pernah kamu makan, baik yang dimakan secara langsung maupun yang digunakan sebagai bumbu masak. Berikut ini jenis tomat-tomat tersebut.

a.    Tomat apel (Solanum lycopersium L.pyriforme)
Tomat jenis ini berbuah bulat dan sedikit keras seperti apel atau pir.

b.    Tomat sayur atau tomat porselin (Solanum lycopersicum l commune)
Tomat sayur atau porselin berbuah bulat pipih, lunak, dan bentuknya tidak teratur. Tomat ini banyak dijual dipasar.

c.    Tomat kentangManfaat Kentang. Read more ... » (Soalnum lycopersicum L grandifolium)
Tomat jenis ini berbuah bulat besar dan padat. Ukuran buah tomat ini lebih kecil dari tomat apel dan berdaun lebar.

d.    Tomat keriting (solanum lycopersicum L. validum)
Tomat jenis ini berbentuk agak lonjong dank eras, sedangkan daunnya rimbun keriting dan berwarna hijau kelam.

3.    Bertanam Tomat
Tanaman tomat dapat tumbuh, baik di dataran rendah maupun dataran tinggi. Jenis tomat apel lebih baik ditanam di dataran tinggi, sedangkan jenis tomat sayur lebih baik ditanam di dataran rendah. Jadi, sebelum kamu bertanam tomat, lebih baik tentukan dahulu lahan yang akan ditanami, apakah berupa dataran rendah atau dataran tinggi.

Ketika kamu akan menanam tomat, carilah tanah yang subur dan sedikit mengandung pasir. Hal ini karena tomat menyukai tanah seperti ini. Namun, tanah liat yang mengandung sedikit pasir sangat tidak disukai tanaman ini. Selain itu, tanaman tomat ternyata tidak tahan terhadap hujan. Jadi, kamu lebih baik tidak menanam tomat pada saat musim hujan.

Tomat dikembangbiakkan dengan bijinya. Sebelum kamu menanam tomat disemaikan terlebih dahulu. Tanah yang akan dijadikan persemaian dicangkul dan diberi pupuk kandang. Biji tomat ditaburkan berbaris dengan jarak antar baris 5 cm. Ketika kamu menaburkan biji tomat ini, lakukanlah dengan hati-hati dan tipis-tipis di atas tanah persemaian. Setelah 5-7 hari disemaikan, biji tomat akan tumbuh. Setelah berumur 2 minggu, bibit dari persemaian dipindahkan ke dalam kantong plastik.

Lahan yang akan digunakan untuk bertanam tomat dicangkul. Kemudian, buatlah beberapa lubang. Setiap lubang diberi pupuk kandang. Setelah satu bulan, pindahkanlah tanaman tomat yang ada di kantong plastic. Setelah itu, kamu dapat menutupi tanaman tomatmu dengan dedaunan atau pelapah pisang. Hal ini  dilakukan agar dapat mencegah panas matahari atau air hujan. Baru setelah 3-4, hari kamu dapat membuka tutupnya. Setelah itu, jangan lupa diberi pupuk.

Seperti halnya manusia, tanaman juga suka sakit. Penyebabnya adalah serangan hama dan penyakit. Hama yang sering menyerang tomat, di antaranya ulat dan cacing. Adapun cendawan, bakteri, dan virus merupakan penyebab penyakiut pada tanaman tomat. Penyakit pada tanaman tomat cepat menyebar. Jadi, kamu harus berhati-hati. Perhatikan selalu tanaman tomatmu agar terhindar dari penyakit dan menghasilkan buah yang baik.

Pencegahan terhadap penyakit agar tidak menyebar adalah dengan cara mencabut dan membakar tanaman yang sakit. Dengan demikian, penyebab penyakitnya akan mati dan tidak akan mengganggu  tanamanmu lagi.

cara menanam tomat, cara merawatCara Merawat Wajah. Read more ... » tanaman tomat, budidayaCara Sukses Budidaya Tanaman. Read more ... » tomat hibrida, cara menanam tomat apel, perawatan tomat di musim panas, pemupukan pada penyemaian tanaman tomat hibrida, cara meraeat tananan tomat supaya berbuah, cara mengantungkan buah melonCara Menanam Buah Melon dalam Pot. Read more ... » di polbag, cara menanam tomat di musim hujan dengan polibag, bagaimana cara merawat tanaman mawarRekayasa Genetika Mawar Biru. Read more ... » putih biar cpt berbunga, cara memelihara tomat apel, cara memelihara tanaman tomat, cara membuat jus naga, budidaya tomat hibrida polybag, budidaya tomat dataran rendah, budidaya tomat apel, budidaya tanaman tomat keriting, teknik budidaya tomat hibrida

No comments.

Leave a Reply