Cara Menjernihkan Air Aquarium

Aquarium Jernih

Aquarium Jernih

Cara Menjernihkan Air Aquarium

Banyak orang beranggapan air di aquarium tidak bisa jernih karena sumber air yang buruk, kaca aquarium yang tidak bersih, ada juga yang beranggapan saat menguras air kurang bersih. Padahal anggapan tersebut belum tentu benar. Sebenarnya air kurang jernih yang mempengaruhi adalah bakteri.

Di dalam aquarium, material yang kita masukkan ke dalamnya tentu mengadung berbagai macam kandungan. Kandungan tersebut sebagian ada yang berbahaya dan ada yang tidak berbahaya. Selain mempunyai kandungan berbahaya, kandungan tersebut juga membuat efek air di aquarium tidak bening. Biasanya bakteri ini membuat air terlihat kusam keputihan.

Sebuah aquarium akan melewati masa kritis. Satu bulan pertama adalah masa yang paling kritis karena ekosistem di dalam aquarium belum sepenuhnya terbentuk dan masih dalam tahap saling beradaptasi. Pada masa satu bulan ini ikan mudah sekali mati dan aquarium mudah sekali berlumut. Kadar air juga ph-nya masih belum stabil.

Pada satu bulan tadi, kondisi air aquarium akan terlihat tidak bening. Hal ini menunjukan pentingnya koloni bakteri menguntungkan tersebut pada aquarium. Namun air yang bening masih bisa juga mengandung kandungan berbahaya. Karena kandungan berbahaya juga dapat bercampur dengan sempurna tanpa adanya indikasi apapun pada air seperti misalnya cairan kimia berbahaya.

Tempat hidup bakteri

Biasanya bakteri tersebut hidup di aquarium pada dasar substrate, kaca aquarium dan media filter terutama filter biologis.

Yang membantu pertumbuhan bakteri

Ada beberapa cara yang bisa teman-teman ikuti dalam rangka memperbaiki kehidupan koloni bakteri menguntungkan dalam aquascape aquarium teman-teman. Kami sudah merangkumnya:

1. Menaruh media hidup bakteri yang baik pada bagian paling dasar substrate

Dengan menaruh bakteri yang baik, bakteri tersebut bisa hidup dalam substrate dengan jumlah yang lebih banyak karena kita menyediakan rumah yang lebih banyak untuk mereka. Anda bisa menggunakan bio ball, ceramic ring, atau pasir malang yang kasar di bagia aquarium yang kemudian bisa ditumpuk dengan pupuk dasar dan pasir substrate.

2. Memakai media filter biologis

Gunakanlah media filter biologis dan mekanikal untuk pemakaian filter jangka panjang. Contoh yang bisa Anda gunakan adalah bio ball dan ceramic ring.

Anda bisa mengganti dengan sesuatu yang memiliki rongga dan tidak mengandung kandungan berbahaya seperti misalnya kapur karena bisa merusak kualitas air aquarium.

3. Penggunaan aerator

Memang sedikit berlawanan dengan aquascape pada umumnya. Namun pada masa awal setup, penggunaan aerator pada aquarium bisa digunakan untuk menambah kecepatan pertumbuhan bakteri meguntungkan. Anda bisa menaruh aerator tersebut didalam aquarium ataupun di dalam media filter.

4. Penggunaan bakteri starter

Di toko – toko ikan hias banyaj merek yang menawarkan produk bakteri starter yang bisa Anda gunakan. Contoh yang biasa digunakan adalah PS biio dan Gist.

Demikian cara menjernihkan air aquarium, semoga bermanfaat. Terima kasih.

cara merawat air aquarium, manfaat pasir malang untuk aquarium, cara menjernihkan air aquascape, fungsi pasir malang untuk aquarium, merawat air aquarium, cara merawat air akuarium, menjernihkan air aquascape, cara menjernihkan air dalam aquarium, cara menjernihkan air pada aquarium, manfaat pasir malang untuk akuarium, manfaat pasir malang, tips menjernihkan air aquarium, cara menjernihkan akuarium, cara menjernihkan aquarium, menjernihkan air aquarium, manfaat pasir malang untuk filter air, guna pasir untuk aquarium, jual bakteri starter aquascape, manfaat pasir malang pada aquarium, saringan air aquarium, pasir malang untuk media aquarium, membeningkan air aquarium, apa manfaat penggunaan pasir malang pada aquarium, fungsi pasir malang pada aquarium, fungsi pasir malang buat aquarium

Share This Post

Related Articles

Leave a Reply

© 2016 Cara Merawat. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie