Cara Merawat Aki

Merawat Aki

Merawat Aki

Cara Merawat Aki

Aki adalah salah satu elemen utama sebuah mobil. Aki yang bermasalah menyebabkan mesin mobil tidak bisa dinyalakan. Peran aki semakin penting pada mobil modern yang banyak menggunakan fitur piranti elektrik. Oleh karena itu pengetahuan mengenai aki sangat penting. Dua jenis aki yang banyak digunakan saat ini adalah aki basah (aki elektrolit cair) dan aki kering (aki elektrolit padat). Khusus untuk aki basah, hal terpenting adalah menjaga level air aki berada pada rentang batas atas (upper level) dan batas bawah (lower level). Jika level elektrolit aki kurang dari batas bawah, segera tambah. Berikut beberapa tips merawat aki basah atau aki kering agar tahan lama.

1. Bersihkan

Terminal aki seringkali menjadi tempat penumpukan korosi yang dapat menghambat arus listrik dari aki ke kabel utama jaringan listrik. Untuk membersihkan plak korosi pada terminal aki pastikan mesin mobil dalam keadaan mati.

2. Beri Selimut Penutup

Jika memungkinkan berilah selimut penutup aki, untuk menghindari aki terlalu panas atau terlalu dingin. Hal ini terutama jika aki sering terekspos oleh kondisi temperatur lingkungan yang ekstrim (sangat panas atau sangat dingin). Hal ini juga berlaku jika aki berada tepat di belakang kipas radiator.

3. Berikan Pemanasan Sebelum Mobil Dijalankan

Pemanasan mesin sebelum mobil dikendarai tidak hanya bermanfaat bagi mesin tetapi juga bagi aki. Aki yang hangat memberikan kemampuan menyediakan daya listrik yang lebih baik.

4. Jangan Menyalakan Piranti Elektrik Lain Sebelum Menyalakan Mesin

Nyalakan dulu mesin mobil sebelum menyalakan alat elektronik lain. Berikan waktu aki terisi penuh oleh alternator yang menghasilkan listrik sebelum dipergunakan oleh aksesori elektrik penunjang terutama yang memakai daya besar seperti AC, wiper, dan power window.

5. Matikan Dahulu Piranti Elektrik Sebelum Mematikan Mesin

Mematikan alat elektrik lain sebelum mematikan mesin akan memastikan bahwa saat mesin di-start kembali, piranti elektrik lain dalam keadaan mati. Tindakan ini memastikan anda (secara tidak sengaja) tidak mengabaikan tips nomor 4 di atas.

6. Pastikan Posisi Aki Terikat dengan Kuat

Selalu periksa posisi aki apakah terikat kuat. Jika aki dapat bergerak dari posisinya, hal ini dapat menyebabkan benturan pada komponen lain, aki pecah, kabel putus, atau korsleting yang dapat membahayakan.

7. Lepas Aki Jika Mobil Akan Lama Tidak Dinyalakan

Jika mobil akan ditinggal dalam waktu lama (lebih dari 2 minggu), lepas aki untuk mencegah kehilangan arus listrik. Lepaskan kabel terminal negatif dari terminal aki, dan pindahkan ujungnya yang berklem dari terminal aki (sebaiknya dibungkus plastik yang cukup tebal, agar lebih aman).

8. Hindari Parkir di Terik Matahari

Panas matahari dapat meningkatkan suhu aki sehingga memperpendek umur pakai aki. Dalam hal mobil dijalankan, meskipun kap mesin panas, selalu ada pendinginan dari aliran udara luar.

9. Lepas Kabel Terminal Aki Sebelum Melakukan Modifikasi Kelistrikan

Lepas klem kabel negatif dari terminal aki sebelum melakukan perubahan yang berhubungan dengan sistem kelistrikan mobil.

10. Cek Laju Pengisian Aki

Cek laju pengisian aki setiap kali melakukan servis perawatan di bengkel. Laju pengisian (charging rate) yang terlalu besar atau terlalu kecil dapat mengurangi usia pakai aki dan menyebabkan garansi pabrik menjadi tidak berlaku.

11. Panaskan Mesin Mobil Secara Berkala Jika Jarang Dipakai

Meskipun jarang dipakai arus aki akan bekurang secara perlahan. Panaskan mobil setidaknya dua kali seminggu selama minimal 20 menit untuk mengembalikan kemampuan aki yang memadai. Pemanasan ini lebih penting lagi untuk maintenance mesin.

12. Hindari Mengendarai Mobil Sebentar-Sebentar

Alternator men-charge aki saat mesin dinyalakan. Untuk mengisi aki sampai penuh, mesin mobil harus menyala minimal 20 menit. Pengisian yang tidak maksimal dapat memperpendek umur pemakaian aki. Hal ini masih dapat diakali dengan membiarkan mesin menyala beberapa saat setelah digunakan.

13. Hindari Overcharging

Jika aki akan di-charge, perlu diperhatian jangan sampai pengisian aki berlebihan. Pengisian arus berlebihan dapat memperpendek usia pemakaian aki.  Untuk menghidari overcharging, gunakan charger otomatis yang membatasi pengisian aki.

14. Jaga Sistem Kelistrikan yang Sehat

Perhitungkan setiap penambahan, perubahan atau modifikasi aksesori elektik/elektronik pada mobil anda terhadap ketersedian listrik dari aki untuk menghindari beban berlebihan (overload). Cegah kebocoran arus, hubungan pendek, dan hambatan berlebihan. Performa mesin mobil juga mempengaruhi pengisian arus aki dan penggunaan arus listrik.

15. Lepas dan Pasang Aki dengan Benar

Jika melepas aki, dahulukan melepas kabel terminal negatif, kemudian kabel terminal positif. Sebaliknya, jika memasang aki, dahulukan kabel terminal positif, kemudian kabel terminal negatif.

Demikian Cara Merawat Aki, baca juga Cara Memilih Aki dan Cara Memperbaiki Aki Rusak. Semoga bermanfaat, terima kasih.

cara merawat aki mobil/

Share This Post

Related Articles

Leave a Reply

© 2016 Cara Merawat. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie