Cara Merawat Anjing Kintamani

Anjing KintamaniCara Merawat Anjing Kintamani

Bagi Anda penggemar anjing Kintamani, tentunya selalu ingin bisa memanjakan dan merawat anjing yang asli Indonesia ini. Cara merawat anjing kintamani sebetulnya tidak memerlukan special treatment alias kurang lebih sama dengan merawat anjing jenis lain. Akan tetapi, untuk bisa mendapatkan perawatan yang tepat guna, Anda harus mengenali dahulu karakter dari anjing yang pemberian namanya diambil dari Pulau Kintamani di Bali ini.

Karakter Kuat Anjing Kintamani

Anjing kintamani memiliki karakteristik tubuh yang menonjol dibandingkan anjing jenis lainnya. Menonjol karena dari bentuk kepala, badan, dan warna bulunya bisa diklasifikasikan ke dalam beberapa bagian. Karakteristik umum dari anjing kintamani adalah bentuk wajah yang lucu dan innocent sehingga mendatangkan rasa sayang dari pemiliknya, ekor yang mekar jika sudah bertambah usia, kaki yang kekar dan rasa curiga serta waspada yang tinggi sehingga seringkali dapat membantu tuannya meringkus sang penjahat.

Karakter Khusus Kepala Anjing Kintamani

  • Telinga anjing kintamani berbentuk serupa dengan huruf ā€˜Vā€™ tapi posisinya terbalik. Kedua telinganya kokoh dan tebal dengan jarak antara telinga satu dengan telinga lainnya yang cukup jauh.
  • Bentuk kepalanya lebar dengan dahi dan pipi yang tidak menonjol.
  • Bibirnya berwarna cokelat tua dan ada pula yang hitam. Moncong atau mulutnya begitu sepadan dengan bentuk kepalanya. Begitu pula dengan rahang yang menopangnya, begitu kuat dan kompak satu sama lain saat bergerak.
  • Matanya berbentuk lonjong atau almond-shape dengan warna iris cokelat tua. Bulu matanya memiliki warna serupa dengan warna bulunya yang dominan putih.
  • Hidungnya ada yang berwarna cokelat tua dan hitam. Perubahan warna hidung anjing kintamani bergantung pada musim dan bertambahnya umur.

Karakter Khusus Bentuk Badan Anjing Kintamani

  • Bentuk leher anjing ini terlihat anggun dengan otot-otot yang kuat. Lehernya tidak terlalu panjang, namun juga tidak terlalu pendek.
  • Bagian dadanya lebar dan cekung ke dalam, proporsional dengan bentuk punggung yang datar. Bentuk punggungnya tidak terlalu panjang dan tidak pula terlalu pendek.
  • Badan anjing kintamani jantan cenderung lebih pendek daripada anjing kintamani betina.
  • Bulu anjing kintamani cukup panjang dan pada bagian ekor bulunya membentuk kipas atau surai yang tegak hingga membentuk sudut sampai 45 derajat.
  • Kebanyakan, warna bulunya putih kemerahan dengan warna bulu pada telinga dan belakang paha krem kemerahan. Ada pula anjing kintamani yang bulunya berwarna hitam seluruhnya atau cokelat tua seluruhnya.
  • Tinggi badan anjing kintamani jantan berkisar antara 45 cm sampai 55 cm. Adapun anjing kintamani betina tingginya berkisar antara 45 cm sampai 50 cm.
  • Porsi tubuh yang terlihat menonjol selain ekornya adalah kakinya yang jenjang, lurus, dan sangat kokoh.

Karakteristik Warna Bulu Anjing Kintamani

Tidak hanya hitam dan putih, anjing kintamani juga dikelompokkan berdasarkan 4 jenis warna yang berbeda, di antaranya sebagai berikut.

  • Kintamani hitam mulus dengan sedikit warna bulu putih pada bagian dada.
  • Kintamani putih dengan sedikit bulu yang terlihat kemerahan dan spesifikasi warna cokelat kemerahan pada bagian telinga, belakang paha, dan ujung ekor.
  • Kintamani Bang Bungkem, yaitu kintamani dengan warna bulu cokelat tua dengan warna ujung moncong hitam.
  • Kintamani cokelat muda dengan garis-garis agak hitam yang dikenal masyarakat dengan kintamani poleng.

Cara merawat anjing kintamani gampang-gampang sulit. Berikut ini ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan.

1. Ada baiknya memelihara anjing kintamani sejak ia masih kecil alias puppy.

Selain bisa lebih mengenal karakternya, Anda juga jadi bisa melatihnya lebih dini. Anjing kintamani adalah tipe anjing yang mudah curiga terhadap orang asing. Jadi, jika belum dilatih, ia bisa menyerang kapan saja. Meski mungkin yang diserangnya bukan orang jahat.

2. Jika Anda baru mendapatkan anjing kintamani pada usia 1,5 bulan, biasanya ia masih sulit beradaptasi.

Saat ditempatkan di kandang baru, anjing kintamani jadi suka melolong sampai menangis dan berisik sekali. Kalau menghadapi hal seperti ini, lebih baik anjing dibiarkan di tempat terbuka dulu dan taruh makanan di dekatnya. Satu atau dua hari setelah mengenali lingkungan barunya dia akan lebih mudah beradaptasi. Dan, akhirnya mau masuk ke dalam kandang.

3. Anjing kintamani berusia 3 bulan kadang mengalami susah makan.

Kalau sudah begitu, cek apakah anak anjing kintamani Anda dalam kondisi sehat. Jika ia biasa makan makanan anjing kalengan, coba ganti menunya dengan makanan buatan sendiri seperti nasi campur daging sapi atau ayam matang.

Dan sebaliknya, tidak ada salahnya juga memberi obat cacing dan lihat reaksinya. Kalau sudah sehat, makannya akan banyak seperti sedia kala. Jika tidak mau makan juga, segera bawa ia ke dokter hewan terdekat.

4. Cara merawat anjing kintamani supaya tetap sehat perilaku dan fisiknya bisa juga dengan diajak jalan-jalan.

Awalnya, gunakan strap atau tali pengikat di lehernya. Lamakelamaan jika anjing sudah mengenali lingkungan di mana ia suka diajak jalan oleh pemiliknya, singkirkan strap, biarkan ia berkeliaran bebas.

Meski tanpa tali pengikat, anjing kintamani biasanya akan selalu dekat dengan tuannya. Karena, seperti kebanyakan anjing peliharaan, kintamani merupakan anjing yang setia. Meski begitu, tetap bawa strap di tas Anda bila sewaktu-waktu dibutuhkan. Bukan tidak mungkin di jalan ia bertemu dengan anjing lain yang ia tidak suka dan akhirnya fighting.

5. Sekali waktu, Anda punya dana lebih untuk perawatan anjing kintamani, Anda bisa datang ke salon perawatan khusus anjing yang kini mulai banyak ditemui di kota-kota besar.

Di salon anjing, saat datang, anjing Anda akan ditimbang berat badannya terlebih dahulu. Lalu, bulu-bulunya akan disikat dengan sikat khusus. Anda juga bisa memilih jenis shampo dengan aroma sesuai keinginan. Serahkan shampo pada petugas yang selanjutnya akan memandikan atau showering anjing kesayangan

Anda. Setelah selesai mandi, bulu-bulu dikeringkan dengan hairdryer sekaligus dirapikan bulu-bulu yang tumbuhnya tak beraturan. Bagaimana, mudah bukan cara merawat anjing kintamani? Anda bisa melakukannya sendiri tanpa bantuan profesional.

Share This Post

Related Articles

Leave a Reply

© 2016 Cara Merawat. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie