Cara Merawat Ayam Hutan

Ayam HutanCara Merawat Ayam Hutan

Ayam hutan hijau atau sering disebut GALLUS VARIUS atau GREEN JUNGLE FOWL, JAVAN JUNGLE FOWL. Sedangkan di jawa sering dsebut ayam alas atau ayam alasan. Sedangkan dimadura Ajem alas/taratah dan di jawa barat Cangehgar/canghegar.

Ciri – Ciri Ayam Hutan Hijau

Ayam hutan hijau jantan dewasa mempunyai ciri utama jengger yang tidak bergerigi, berbentuk bulat pada bagian tengah berwarna merah kebiruan. Bulu-bulu pada bagian kepala berwarna biru, hitam dan coklat, sedangkan bulu leher, tengkuk, mantel berwarna hijau berkilauan atau nyamber lilin dan kelihatan seperti sisik ikan. Bulu penutup pinggul terdiri bulu-bulu panjang meruncing dengan kilau keemasan, sisi bawah tubuh hitam dan ekor hitam berkilau kehijau-hijauan atau kebiruan. Ukuran tubuh bervariasi tergantung lokasi atau habitatnya. Sedangkan untuk ayam hutan betina warna bulunya kuning kecoklatan. Mempunyai iris merah dan paruh abu abu. Warna kaki kekuninngan atau abu abu bening.

Cara Memelihara Ayam Hutan
Karena ayam hutan termasuk burung liar yang hidup dipinggir pinggir hutan maka mempunyai perangai yang liar, takut dengan keramaian. Meskipun dipelihara sejak kecil tidak berarti akan jinak, apa lagi jika pemeliharaan asal asalan. Apalagi jika ayam tangkapan, maka penjinakan akan cukup lama dan sering mengalami kegagalan tanpa keuletan dan pengalaman. Oleh karena itu saya akan sedikit membahas tentang cara merawat ayam hutan

  • SEbaiknya anda memilih membeli anakan ayam hutan atau DOC ayam hutan dari hasil tetasan karena akan lebih mudah dalam perawatannya.
  • Jangan membeli bakalan yang berumur lebih 7 bulan karena ayam mudah stres selama transportasi dan beda perawatan kecuali kalau sudah sangat jinak dengan pelatihan yang bagus dari pemiliknya. tentu harganya cukup mahal
  • Sebelum membeli ayam hutan usahakan untuk menyiapkan kandang yang dilapis karung atau busa di bagian atapnya sehingga jika ayam ketakutan dan melompat lompat kepalanya tidak hancur.
  • Jangan memasukkan ayam ke kandang besar secara langsung karena akan sulit menangkapnya dan merawatnya.
  • Berikan jangkrik 1 atau 2 ekor setelah ayam dimasukan kandang
  • Jika ayam ketakutan, tutuplah kandang dengan koran, biarkan hingga akhirnya koran tersebut hancur karena kena patok

Perawatan dan pemeliharaan anakan ayam hutan 

  • Perawatan DOC ayam hutan relatif lebih mudah daripada ayam hutan yang sudah besar. Sediakan kandang berkerudung yang cukup luas dan lampu pemanas yang cukup sehingga tidak pengap dan tidak kedinginan.
  • Berilah pakan ayam yang halus untuk DOC ayam atau voer burung yang halus khususnya DOC 1-15 hari dan 1 bulan
  • Pelajari tentang pemberian vaksin, karena ayam hutan juga sering terkena sakit snot dan berak darah.
  • Berilah perasan jahe, temulawak, kencur untuk kehangatan tubuh dan menigkatkan nafsu makannya.
  • Jika ingin dipakai untuk indukan bekisar, campurlah dengan anakan ayam kampung dengan warna terserah anda. 
  • Pada umur 1-4bulan, anakan ayam hutan mulai perlu dijemur sekitar 2 jam tiap hari dan diberi extra fooding berupa jangkrik setiap pagi dan sore. Berikan dengan tangan agar jinaksehat dan warna bulu akan semakin indah.
  • Agar benar benar jinak, biasakan makan dari tangan kita dan sering kita mandikan dengan semprot air. Biasakan juga ayam diajak bermain, dipegang dan dielus elus.
download suara ayam hutan jantan, suara ayam hutan jantan, Download suara ayam hutan, suara ayam hutan jantan mp3, download bunyi ayam hutan jantan, download ayam hutan jantan, download suara ayam hutan mp3, mp3 ayam hutan jantan, download suara ayam alas, download suara ayam hutan hijau, www download suara ayam hutan jantan gratis, download suara ayam alas jantan, suara ayam hutan jantan download, suara ayam hutan jawa, suara mp3 ayam hutan jantan, suara ayam hutan, oil cooler satria fu bocor, tips penjagaan suara denak ayam hutan, mp3 ayam hutan, Harga brung cangehgar gac0r, free download suara ayam hutan betina, bunyi ayam hutan jantan mp3, cara mempertua ayam, cara merawat ayam keturun hutan, download suara ayam hutan betina

Share This Post

Related Articles

Leave a Reply

© 2016 Cara Merawat. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie