Cara Merawat Bambu Air

Bambu Air

Bambu Air

Cara Merawat Bambu Air

Bagi sebagian besar pecinta tanaman, Bambu Jepang atau bambu hoki  (Lucky Bamboo) tentu tak asing lagiSelain enak dilihat, tanaman berasal dari Cina ini juga dipercaya akan membawa peruntungan bila diperoleh sebagai hadiah dari seseorang.

Baik di Cina atau Jepang, selain memberi kenyamanan, tanaman ini dipercaya memiliki energi “tersendiri”. Berfungsi sebagai penyaring udara yang baik, Bambu Hoki atau Bambu Jepang ini bisa mendatangkan chi atau energi positif
Buat Anda yang belum memilikinya, memilih bambu hoki sebagai salah satu koleksi patut dipertimbangkan karena tanaman ini dikenal reputasinya sebagai tanaman “tahan banting”. Tangkainya yang tangguh bisa bertahan hidup dalam vas berisi air murni atau ditanam di tanah, dengan berbagai macam kondisi pencahayaan. Bahkan dalam kondisi cahaya yang buruk pun bambu hoki mampu bertahan dalam waktu lama sebelum akhirnya mati.
Secara teknis, bambu hoki sebenarnya bukanlah tanaman bambu melainkan sejenis species bernama Dracaena sanderiana. Meski kebanyakan hidup secara hidroponik (dalam air), bambu hoki dapat ditanam di pot atau tanah biasa. Satu hal yang patut diwaspadai : daun bambu hoki mengandung racun walau kadarnya ringan. Oleh sebab itu, tanaman ini harus terlindungi untuk menghindari kemungkinan terjamah hewan piaraan atau pun anak Anda.
Merawat Bambu Air :
Pencahayaan : Bambu hoki lebih senang hidup dalam kondisi cahaya terang dengan sinar matahari yang tersaring.  Hindari sinar matahari langsung karena akan membuat daun bambu mengering. Bambu hoki akan lebih toleran dengan kondisi sedikit cahaya ketimbang terlalu banyak sinar matahari.
Pengairan : Bambu hoki sebenarnya dapat tumbuh baik pada sebuah vas atau gelas sederhana yang diisi batu-batu kecil ditambahkan air setinggi sekira satu inch. Namun begitu, mereka sangat sensitif terhadap klorin dan zat kimia lain  yang sering ditemukan dalam air keran. Tuangkan ke dalam vas sekira satu botol air murni atau air keran yang telah diendapkan selama 24 jam sebelumnya untuk menghindari  kandungan klorin.  Ciri-ciri bambu hoki yang sehat akarnya berwarna merah, oleh sebab itu jangan heran bila Anda melihat akar-akar kemerahan pada gelas atau vas Anda. Untuk kesehatan bambu, gantilah air dalam vas Anda secara rutin seminggu sekali.
Temperatur : Bambu hoki menyukai kondisi  hangat dengan temperatur antara 18,3ºC hingga 32,2ºC. Jangan tempatkan tanaman di depan pendingin udara atau ventilasi pemanas.
Media Tanam:  Selain di dalam air, bambu hoki dapat tumbuh di tempat yang selalu dialiri air, atau media tanam dalam pot. Jagalah selalu kelembaban tanah dalam pot, tetapi jangan sampai terendam.
Penyubur : Bambu yang ditanam dalam air hanya perlu diberi makanan setiap dua bulan sekali atau lebih menggunakan pupuk cair.  Kini Anda juga dapat menggunakan pupuk cair bambu hoki yang tersedia di toko tanaman .
bambu air, cara menanam bambu air, cara merawat bambu air, tanaman hias bambu air, pot untuk bambu air, suara yang asing buat burung buat mikat mp3, tips merawat anjing setelah melahirkan

Share This Post

Related Articles

Leave a Reply

© 2016 Cara Merawat. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie