Cara Merawat Maltese

Anjing Maltese

Anjing Maltese

Cara Merawat Maltese

Nama Maltese diambil dari sebuah daerah bernama Malta di Mediterania. Anjing Maltese memiliki campuran darah Poodle dan Miniature-Spaniel. Anjing ini banyak disukai terutama kalangan wanita. Keunikan anjing Maltese terletak pada bulu halusnya yang panjang dan menjuntai kebawah. Anjing ini terlihat sangat anggun dan sering sekali digunakan sebagai anjing pameran.

Sikap anjing Maltese terhadap manusia sangatlah baik. Dia merupakan anjing yang penyayang, banyak pemilik anjing ini yang senantiasa menggendongnya bahkan tidur bersamanya. Walaupun memiliki tubuh yang kecil, anjing ini memiliki respons yang tinggi terhadap suara-suara yang mencurigakan. Saat bermain di luar ruangan, anjing ini memiliki kecenderungan melompat-lompat pada kubangan lumpur.

Anjing Maltese jantan memiliki tinggi antara 21-25 cm, sedangkan anjing betina memiliki tinggi badan sekitar 20-23 cm. Berat badan anjing Maltese sekitar 3-4 kg. Kepalanya bulat dan memiliki moncong yang proporsional. Warna hidungnya hitam berbentuk bulat. Memiliki kaki yang kecil namun kokoh.

Bulu anjing Maltese adalah keunikan dan daya tarik dari anjing ini. Bulunya yang panjang pada seluruh tubuhnya terlihat berkilauan. Bulu anjing ini bersifat undercoat. Warna anjing ini biasanya putih bersih atau ligh tan.

Anjing Maltese sangat rentan dengan kondisi cuaca yang ekstrem. Belahan bulunya mudah terbakar bila terkena sinar matahari yang sangat panas. Pada saat udara panas anjing ini bisa saja demam dan merasa sangat tidak nyaman. Gangguan kesehatan yang biasa muncul pada anjing ini adalah gangguan kulit, pernapasan, mata dan gigi. Untuk mencegah hal itu, anjing ini harus sering dibersihkan. Baik bagian bulu, mata maupun gigi. Dan pastinya rutin dalam memeriksakannya ke dokter.

Anjing Maltese adalah salah satu incaran para pencinta binatang. Tidak sedikit orang yang menginginkan anjing trah ini. Sering ada orang menjual anjing ini lewat iklan “Dijual anjing Maltese dengan spec…”. Iklan semacam ini sangat membantu para pencinta anjing trah ini untuk mendapatkan anjing yang mereka inginkan. Iklan-iklan itu dapat melalui media cetak maupun dunia maya, dan biasanya dilampirkan foto anjing Maltese yang dijual. Kebanyakan pada iklan orang yang menjual anjing tidak langsung menyebutkan harga anjing, akan tetapi konsumen yang berminat dengan anjing mereka harus menghubunginya terlebih dahulu.

Merawat Anjing Maltese sebenarnya hampir sama dengan anjing – anjing kesayangan lainnya namun ada beberapa yang harus kita perhatikan terlebih dahulu. Pertama yang perlu kita sadari adalah apa dan darimana asal anjing kita. Maksud saya disini adalah, sebelum memulai perawatan kenali dulu anjing peliharaan kita. Terutama bagi penggemar anjing ras, karena banyak dari jenis anjing ras yang berasal dari daerah atau negara yang memiliki iklim jauh lebih dingin daripada Indonesia. Jika anjing yang kita miliki berasal dari daerah yang beriklim dingin, maka kita harus siap dengan perawatan yang super ekstra.

Selain mengerti tentang silsilah anjing, kita pun harus memahami tentang kondisi fisik anjing, apakah dia jenis anjing berbadan besar, sedang atau jenis anjing berbadan kecil (Toys). Disamping itu, pemahaman tentang kondisi bulu juga sangat diperlukan. Sudah tentu kita harus memberikan perhatian lebih pada jenis anjing berbulu panjang.

Setelah kita memahami jenis dan silsilah anjing, maka yang berikutnya adalah metode perawatan tubuh anjing. Untuk itu silahkan simak beberapa langkah berikut.

1. Biasakan mengawali hari dengan membersihkan bagian wajah anjing mulai dari mata, telinga, hidung dan mulut. Sebaiknya menggunakan sejenis kain lembut yang telah dibasahi dengan air.

2. Anjing pada dasarnya senang dengan air, namun memandikan anjing terlalu sering dapat membawa dampak yang kurang baik bagi perawatan bulu anjing, terutama yang berambut panjang. Disarankan untuk memandikan anjing 1-2 kali seminggu pada kondisi normal. Setelah dimandikan, usahakan agar bulu anjing benar-benar dalam keadaan kering.

3. Rajinlah untuk memotong kuku anjing yang sudah panjang. Namun perlu diingat, jangan sampai kita memotong pembuluh darah kuku anjing pada bagian yang tampak lebih terang.

4. Upayakan untuk selalu membersihkan bulu anjing dari kotoran yang menempel dengan cara menyisir atau menyikat.

5. Sesekali waktu periksalah gigi anjing dan bersihkan dengan menggunakan sikat gigi.

6. Berikan obat cacing, dan vaksinasi sesuai dengan umur anjing.

Yang berikut yang juga tidak kalah pentingnya adalah kita harus menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal anjing. Karena jika kurang kita perhatikan kebersihannya, hal ini akan berdampak buruk bukan hanya bagi anjing kesayangan kita, namun juga bisa berakibat fatal bagi kesehatan kita sendiri. Dan yang terakhir, rajin-rajinlah memeriksakan anjing kesayangan kita ke dokter hewan.

Hal ini bukanlah sesuatu yang bersifat mutlak dan memaksa, namun hanyalah sedikit dari pengalaman saya dan beberapa ilmu yang saya dapat dari internet, maupun buku-buku perawatan anjing, yang ingin dibagikan kepada sesama pecinta anjing dimanapun berada.

Semoga dapat bermanfaat.

cara merawat maltese, perawatan bulu maltese, anjing maltese, cara merawat mini maltese, perawatan anjing maltese, obat tradisional excim pada anjing, merawat maltese, merawat bayi maltese, memutihkan bulu maltese, kelebihan memelihara anjing maltese, cara putihkan bulu maltese, cara perawatan anjing jenis maltese, cara pemeliharaan maltese, cara merawat bulu anjing maltesee, cara merawat anjing mini meltis, tips merawat maltese

Share This Post

Related Articles

Leave a Reply

© 2016 Cara Merawat. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie